Dengan sengaja ia menempa rindu.
membiarkan yang berlalu bak sampah yang harus terurai dalam situasi
mengenalkan diri bahwa ia kuat tertanam sendiri
layaknya karang yang selalu sergap dalam hantaman ombak
berlalu dan sering ia beradu keinginan
berharap keadilan Tuhan menyapa.

Penulis : cataleya intermeida ~ Sebuah blog yang menyediakan berbagai macam informasi

Artikel ini dipublish oleh cataleya intermeida pada hari Sabtu, 17 Desember 2016. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar.sudah ada 0 komentar: di postingan
 

0 komentar: